banner 1080x250
banner 728x250

Jelang HUT ke-81 TNI, Puspom TNI Perkuat Kesiapan Wallakir, 580 Personel Gabungan Disiagakan

Foto - Jelang HUT ke-81 TNI, Puspom TNI Siagakan 580 Personel Gabungan untuk Pengamanan Wallakir.

JAKARTA – Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) memperkuat kesiapan pengamanan, khususnya pada sektor Pengawalan Lalu Lintas dan Parkir (Wallakir). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, serta meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat di Ibu Kota.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Personel Pengawalan Lalu Lintas dan Parkir dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026 yang digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026).

banner 728x250

Apel dipimpin langsung oleh Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto dan melibatkan sebanyak 580 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pelibatan lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pola pengamanan terpadu, terutama untuk menghadapi potensi peningkatan volume kendaraan dan mobilitas masyarakat di kawasan Monumen Nasional dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya selama rangkaian kegiatan HUT TNI berlangsung.

Dalam arahannya, Danpuspom TNI menegaskan bahwa pengamanan HUT ke-81 TNI tahun ini memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya karena puncak kegiatan berlangsung pada hari kerja, ketika mobilitas masyarakat Jakarta berada dalam kondisi tinggi.

Situasi tersebut membutuhkan perencanaan pengamanan yang matang, koordinasi antarsatuan, serta kemampuan personel di lapangan dalam mengantisipasi berbagai potensi kepadatan.

Perhatian pengamanan tidak hanya diarahkan pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga pengaturan kantong-kantong parkir, titik penurunan dan penjemputan atau drop-off para undangan, hingga pengaturan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut pasukan.

Setiap unsur yang terlibat diharapkan memahami tugas, sektor pengamanan, jalur pergerakan, serta mekanisme koordinasi sehingga tidak terjadi hambatan yang dapat mengganggu jalannya rangkaian kegiatan maupun aktivitas masyarakat.

Danpuspom TNI juga memberikan penekanan khusus mengenai sikap personel selama menjalankan tugas. Profesionalisme, kedisiplinan dan pendekatan humanis harus menjadi pedoman utama ketika personel berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Harapan saya, laksanakan tugas dengan humanis, tidak perlu arogan,” tegas Mayjen TNI Yusri Nuryanto.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengamanan kegiatan berskala besar bukan hanya menyangkut kesiapan personel dan teknis pengaturan lalu lintas, tetapi juga bagaimana aparat mampu memberikan pelayanan serta rasa aman kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan komunikasi yang baik.

Personel diminta mampu mengendalikan diri, tidak mudah terpancing oleh situasi di lapangan, serta menyelesaikan berbagai dinamika yang muncul secara profesional dan proporsional.

Dengan keterlibatan ratusan personel lintas instansi, koordinasi menjadi salah satu faktor utama keberhasilan pengamanan. Puspom TNI bersama Polri, Dishub DKI Jakarta, Satpol PP dan unsur terkait akan terus melakukan pemantapan serta penyelarasan pola pengamanan menjelang pelaksanaan kegiatan.

Langkah tersebut diperlukan mengingat kawasan Monas merupakan salah satu titik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Kehadiran pasukan, kendaraan pendukung, tamu undangan serta masyarakat yang ingin menyaksikan rangkaian peringatan HUT TNI berpotensi meningkatkan kepadatan di sejumlah akses menuju kawasan tersebut.

Karena itu, pola Wallakir dipersiapkan bukan semata-mata untuk kepentingan internal pelaksanaan HUT TNI, melainkan juga untuk menjaga agar kepentingan masyarakat pengguna jalan tetap terakomodasi.

Pengaturan arus kendaraan, pemanfaatan kantong parkir hingga penempatan personel pada titik-titik strategis diharapkan mampu mengurangi potensi kemacetan dan menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan.

Puspom TNI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila rangkaian persiapan maupun pelaksanaan HUT ke-81 TNI di kawasan Monas dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan menimbulkan dampak terhadap kenyamanan ataupun kelancaran lalu lintas.

Masyarakat diharapkan dapat memahami adanya sejumlah pengaturan yang diperlukan demi mendukung keamanan dan kelancaran kegiatan.

Apel gelar personel ini sekaligus menjadi pengecekan kesiapan akhir unsur Wallakir sebelum diterjunkan dalam rangkaian kegiatan. Dengan kesiapan personel, pembagian tugas yang jelas serta sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI diharapkan dapat berlangsung tertib, aman dan lancar.

Puspom TNI menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait hingga rangkaian kegiatan selesai. Profesionalisme dan pendekatan humanis menjadi bagian penting dari pengamanan, sehingga kemeriahan peringatan HUT ke-81 TNI tetap berjalan beriringan dengan kenyamanan masyarakat.

( Puspen TNI – Tim )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250