banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Bupati Adi Arnawa Buka Bimtek Kaling dan Kelian Banjar Dinas, Perkuat Pelayanan Masyarakat di Kuta Utara

Foto - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Kaling dan Kelian Banjar Dinas se-Kecamatan Kuta Utara di Kantor Camat Kuta Utara.

BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi Kepala Lingkungan (Kaling) dan Kelian Banjar Dinas se-Kecamatan Kuta Utara di Ruang Rapat Kantor Camat Kuta Utara, Selasa (18/8). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (20/8) tersebut menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Badung untuk meningkatkan kapasitas aparatur kewilayahan sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Bimtek tersebut difokuskan pada pemantapan pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), penguatan koordinasi serta penyamaan persepsi dalam menjalankan pelayanan pemerintahan di tingkat lingkungan dan banjar dinas. Keberadaan Kaling dan Kelian Banjar Dinas dinilai memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan berbagai kebutuhan masyarakat.

banner 728x250

Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menekankan posisi strategis Kecamatan Kuta Utara yang terdiri atas tiga kelurahan dan tiga desa. Perkembangan kawasan tersebut semakin pesat seiring pertumbuhan sektor pariwisata yang menjadikan Kuta Utara sebagai salah satu pusat destinasi wisata di Kabupaten Badung.

Foto – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Kaling dan Kelian Banjar Dinas se-Kecamatan Kuta Utara di Kantor Camat Kuta Utara.

Pertumbuhan tersebut, menurut Bupati, harus diikuti dengan kesiapan seluruh perangkat pemerintahan dalam menghadapi berbagai tantangan. Sejumlah persoalan seperti kemacetan, kebersihan lingkungan, keamanan hingga potensi kriminalitas perlu mendapat perhatian serius agar perkembangan pariwisata tetap memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa kemajuan sektor pariwisata harus berjalan seimbang dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan daya dukung wilayah. Pariwisata yang berkembang secara sehat dan berkualitas diyakini dapat menarik lebih banyak wisatawan, investasi serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Karena itu, Bupati meminta seluruh Kaling dan Kelian Banjar Dinas menjalankan tugas dengan tulus, ikhlas, transparan dan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Aparat kewilayahan diharapkan mampu menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dengan masyarakat sekaligus cepat merespons berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masing-masing.

Salah satu hal yang menjadi perhatian khusus adalah pendataan penduduk non-permanen, terutama masyarakat yang tinggal di rumah kos. Bupati meminta pendataan dilakukan secara lebih tertib dan akurat untuk memastikan validitas data kependudukan, memperkuat administrasi pemerintahan serta mendukung deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban lingkungan.

Terkait pelayanan dokumen kependudukan, jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) juga diminta terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan tetap berpedoman pada ketentuan dan regulasi yang berlaku. Penyamaan persepsi antarjajaran menjadi penting agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbuka, mudah dan sesuai prosedur.

Selain aspek pelayanan dan administrasi kependudukan, Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan komitmen Pemkab Badung dalam mendukung keberlanjutan pariwisata melalui pembangunan infrastruktur. Salah satu fokus yang terus didorong adalah pembangunan jalan baru yang diharapkan dapat membantu mengurai titik-titik kemacetan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kasi Pemerintahan Kecamatan Kuta Utara, Gede Bayu Pramana, melaporkan bahwa pelaksanaan Bimtek mengacu pada sejumlah regulasi daerah serta ketentuan perundang-undangan terkait kependudukan dan pemerintahan.

Bimtek tersebut diikuti sebanyak 89 peserta yang terdiri dari 46 Kepala Lingkungan dan 43 Kelian Banjar Dinas se-Kecamatan Kuta Utara. Selama tiga hari, para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan langsung dengan tugas dan tanggung jawab mereka di lapangan.

Materi yang diberikan meliputi Administrasi Kependudukan, peran Kaling dan Kelian Banjar Dinas dalam penyelenggaraan pemerintahan, Sistem Pengolahan Sampah Terpadu, hingga penegakan Peraturan Daerah. Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai Bantuan Sosial (Bansos), pendataan wajib pajak melalui SIOPD, perizinan bangunan dan usaha, serta skema penanganan warga negara asing (WNA).

Melalui pelaksanaan Bimtek tersebut, Pemkab Badung berharap kapasitas Kaling dan Kelian Banjar Dinas semakin meningkat sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional, responsif dan bertanggung jawab. Penguatan aparatur di tingkat kewilayahan menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan publik yang efektif sekaligus menjaga ketertiban di tengah perkembangan kawasan pariwisata Kuta Utara.

Acara pembukaan turut dihadiri jajaran Forkopimcam Kuta Utara, narasumber dari sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Badung, serta para Lurah dan Perbekel se-Kecamatan Kuta Utara.

( NDR )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250